Fairy tail.

From fairest creatures we desire increase, that thereby beauty's rose might never die

Lucy

But as the riper should by time decease, his tender heir might bear his memory

Natsu

Within thine own bud buriest thy content and, tender churl, makest waste in niggarding

Erza Scarlet

Making a famine where abundance lies, thyself thy foe, to thy sweet self too cruel

Happy

Thou that art now the world's fresh ornament and only herald to the gaudy spring

Unknown On Sabtu, 23 November 2013

Pamor no. 7 dalam dunia sepakbola melesat begitu luas kala Beckham masih membela Manchester United dan Timnas Inggris.

Mantan pesepakbola profesional yang mungkin paling dikenal di seluruh dunia, David Beckham, coba mengenang masa-masa jayanya kala masih jadi pesepakbola.

Selama dua dekade kerienya, Becks memang dikenal sebagai seorang pemain yang gemar mengenakan nomor punggung tujuh. Tak dapat dipungkiri jika pamor no. 7 dalam dunia sepakbola melesat begitu luas kala ia masih membela Manchester United dan Timnas Inggris.

Bukan tanpa alasan, Becks memilih no. 7 sebagai nomor punggung favoritnya karena sang idola, Brayn Robson.

"Alasannya simpel, ketika saya masih kecil saya sangat mengidolai seroang Bryan Robson. Maka dari itulah saya memilih nomor punggung tujuh," tutur Beckham, seperti dikutip Goal Italia.


 "Sejujurnya bukan hanya Bryan yang jadi idola saya, Sir Bobby Charlton juga jadi idola saya lainnya. Dia merupakan panutan saya," pungkas suami Victoria Adams tersebut.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments