Fairy tail.

From fairest creatures we desire increase, that thereby beauty's rose might never die

Lucy

But as the riper should by time decease, his tender heir might bear his memory

Natsu

Within thine own bud buriest thy content and, tender churl, makest waste in niggarding

Erza Scarlet

Making a famine where abundance lies, thyself thy foe, to thy sweet self too cruel

Happy

Thou that art now the world's fresh ornament and only herald to the gaudy spring

Unknown On Rabu, 19 Februari 2014

Sejarah Hari Ini (19 Februari): Sir Matt Busby Tangani Manchester United
Tepat hari ini, 69 tahun yang lalu, Sir Matt membubuhkan tanda tangannya untuk melatih United.

Pada tahun 1945, tepatnya hari ini, klub raksasa Inggris Manchester United resmi mengontrak salah satu pelatih potensial, yakni Matt Busby. Dalam hal ini, kehadiran pria berusia 36 tahun kala itu adalah untuk meneruskan rezim Walter Crickmer.

Awal mula Matt Busby berkecimpung di dunia manajerial cukup menarik. Seperti diketahui, di tahun 1936, saat ia masih berkarir sebagai pesepakbola, Busby hijrah ke Liverpool yang mana sempat ia bela selama empat tahun sebelum kemudian Perang Dunia II pada 1939 menghentikan karirnya.



Selama masa perang, Busby mencoba-coba untuk masuk jajaran manajemen, dengan menukangi tim tentara. Ketika perang berakhir, ia bersiap untuk kembali ke Liverpool dengan menjadi pelatih, namun kepindahannya 'diganggu' oleh Manchester United, yang menawarinya pekerjaan sebagai manajer.

Ia menerima pekerjaan tersebut tepat pada 19 Februari 1945, namun baru resmi mengambil alih jabatan di kursi manajerial pada 1 Oktober di tahun yang sama. Saat masa menunggu tersebut, Matt Busby kembali melatih tim tentara, yang pada waktu itu ia bawa berlatih sampai ke Bari, Italia, di musim semi.

Di sana, ia melatih tim sepakbola yang terdiri dari bintara - kelompok pangkat di ketentaraan, satu tingkat di bawah kelompok perwira pertama dan satu tingkat di atas kelompok tamtama - yang dipimpin oleh mantan pemain West Bromwich Albion Jimmy Murphy.

Terkesan dengan skill berbicara pria Wales tersebut, Busby pun menawarinya pekerjaan untuk menjadi pelatih kepala di United, yang mana ia setujui di awal 1946.

Kedua pria tersebut lantas memulai karirnya di Old Trafford, dengan membawa The Red Devils ke peringkat dua di liga, tertinggal dari mantan klub Busby Liverpool di musim 1946/47. 

Kemudian, United kembali meraih posisi runner-up pada 1947, 1948, 1949 dan 1951, namun di sela-sela itu mereka sukses menjuarai Piala FA pada 1948, sebelum kemudian memenangkan liga pada 1952. Gelar juara di tahun tersebut rupanya merupakan kesuksesan pertama sejak terakhir kali meraih trofi pada 1911.

Saat karirnya mulai naik, tim yang ia tukangi tertimpa musibah kecelakaan pesawat di Munich pada 6 Februari 1958, yang mana menewaskan delapan penggawa Setan Merah, dengan Matt Busby yang mengalami cedera berat.

Ketika Busby absen, Murphy lantas berperan sebagai pelatih kepala, dengan membawa tim yang babak-belur karena bencana melaju jauh hingga ke final Piala FA 1958 - Anda bisa lihat kilas baliknya di film yang berjudul ‘United’.


Dan setelah kepulihan Busby, ia pun meracik tim juara, dengan memberi gelar Divisi Utama pada 1964/65 dan 1966/67. Selain itu, ada pula gelar Piala FA 1962/63, FA Charity Shield 1965 dan 1967, serta Piala Eropa 1967/68.

Busby sendiri pergi meninggalkan United dan digantikan oleh Wilf McGuinness pada 1969, yang mana hanya bertahan selama satu musim, sebelum kemudian masuk kembali dan membimbing tim di Old Trafford dari 1970 sampai 1971.

Setelahnya, pria kelahiran Orbiston itu memilih pensiun dan melanjutkan karir sebagai direktur klub selama 11 tahun, sebelum kemudian menjadi presiden pada 1982.

Busby sebelumnya menerima penghargaan CBE di tahun 1958, dan lantas dihadiahi gelar kebangsawanan oleh kerajaan Inggris menyusul kemenangan di Piala Eropa pada 1968, serta mendapat predikat Knight Commander of St Gregory oleh Paus pada 1972.

Akan tetapi, sosok manusia hebat pasti punya batas akhir, dan Sir Matt Busby menghembuskan nafas terakhirnya pada 20 Januari 1994 di Cheadle, Greater Manchester. 

Meski telah tiada, namun kenangan Sir Matt akan tetap berada di stadion kebanggaan United, Old Trafford.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments